subhan/Dr. Deden Makbullah, M. Ag



LAPORAN BUKU

MMANAJEMEN PENGEMBANGAN SUBER DAYA MANUSIA
Disusun dalam rangka memenuhi tugas akhir
Mata kuliah MSDM
Dosen:
DR. Deden Maqbulloh, M. Ag




Oleh:
SUBHAN/ 1522030008


PROGRAM PASCASARJANA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
 RADEN INTAN
LAMPUNG
2016

Book report                                        Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia

IDENTITAS BUKU

Judul Buku
PARADIGMA HOLISTIK PENGEMBANGAN MADRASAH
Drs. Mgs. H. Nazaruddin Rahman, M. M
Cetakan I, 2011
Tebal 206 Halaman




 
Penerbit
Pustaka Felischa
Yogyakarta
2011


Book report                                        Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia
URAIAN BUKU
Buku berjudul  PARADIGMA HOLISTIK PENGEMBANGAN MADRASAH” edisi cetakan pertama, ditulis oleh Drs. Mgs. H. Nazaruddin Rahman, M. M yang diterbitkan oleh Pustaka Felischa Yogyakarta dengan tebal halaman 206 halaman. Buku ini  terbagi kedalam 9 bagian bab. Pada Bab , membicarakan secara spesifik tentang beberapa pengertian atau kajian pustaka dari bebagai teori yang terkait dengan isi dan muatan buku ini.diantara penjelasan yang dipaparkan pada bab ini adalah komponen-komponen pendidikan atau madrasah, tertulis didalamnya pengertian:
1.      Kepala Madrasah
2.      Guru atau tenaga kependidikan
3.      Kurikulum
4.      Sarana pendidkan
5.      Sistem penerapan pendidikan dan
6.      Suasana sosial lingkungan madrasah
Sederhana nya, untuk mewujudkan madrasah yang berkualitas baik dalam iptek maupun imtaq harus dilakukan secara holistik. Holistik dala perencanaaan, holistik dalam pelaksanaan, holistik dalam supervisi dan evaluasi serta holistik dalam merefleksikanya kedepan.
Selanjutnya pada Bab II, menjelaskan dan memaparkan Analisis Strategi pemasaran Madrasah. Eksistensi madrasah di pentas pendidikan nasional sangat ditentukan oleh kemampuannya bersaing dalam dunia pendidikan yang semakin hari semakin sangat kompetiif. Salah satu bentuk persaingan tersebut adalah bagaiman meningkatkan mutu, integritas, kredibilitas dan akuntailitas di mata masyarakat khusunya para orang tua.
Banyak hal dan unsur yang harus diperhatikan dalam upaya memasarkan madrasah, termasuk lembaga lembaga lokal seperti komite sekolah, guru dan administrator yang ada disekolah lain, para politisi lokal dan nasional dan media. Tetapi unsur penting yang harus diperhatikan dalam upaya memasarkan madrasah adalah para orangtua. Pertimbanan orangtua menerima dan menolak jasa pendidikan tidak terlepas dari Kemampuan guru, kemampuan kepala madrasah,  program pembelajaran, buku-buku
Book report                                        Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia
teks daya serap anak, peluang bagi keterlibatan orangtua dan lokasi sekolah. Oleh sebab itu selayaknya madrasah sudah sangat mampu dalam menganalisis kebutuhan yang terjadi di masyarakat gguna meningkatkan kualitas madrsaha yang lebih baik.
Pada Bab III dijelaskan tentang reformasi birokrasi dan akuntabilitas madrasah, dipaparkan didalamnya bahwa SDM berkualitas itu adlah SDM yang mampumembaca potensi diri, oranglaindan lingkungan sekitar kemudian mengaktualisasikanya serta mengambil hal hal positif dalam kehidupannya. Melalui madrsah diharapkan lahir SDM berkualitas yang utuh baik dari aspek jasmani maupun rohanisehingga output yang dihasilkan madrasahtidak hanya cerdas intelektual tetapi cerdas pula secara spiritual dan emosional.
Kemudian pada Bab IV menjelaskan Networking madrasah (Upaya mewujudkan Madrasah yang maju dan  mandiri), dikatakan pada bab ini bahwa kurangnya minat orangtua menyekolahkan anaknya di madrasah bertumpu pada beberapa alasan diantaranya:
1.      Madrasah dinilai kurang berkualitas bik dalam segi proses maupu outputnya
2.      Madrasah dipahami sebagai lembaga yang hanya mencetak santri-santri yang menguasai ilmu agama saja
3.      Madrasah dopahami sebagai lembaga pendidikan yang tidak sama dengan sekolah umum, sehingga madrasah hanya diposisikan sebagai pilihan alternative ketika anaknya tidak diterima disekolah yang berkualitas.
Dikatakan bahwa madrrasah harus mampu memanfaatkan dengan baik perkembangan teknologi informasi dan kominikasisebagai media serta sumber yang tak terbatas. Fasilitas teknologi informasi dan kominokasi sepatutnya bisa menjadi sumber inovasi madrasah dalam meningkatkan mutu dan pengembagan madrasah itu sendiri.
Pada Bab V(bencmarking madrasah), di jelaskan bahwa “ bencmarking is the art of finding out how and why some companies can  performs tasks much better than other companies” (Kotler 1997) adalah seni untuk mengetahui mengapa orang lain lebih unggul dari kita, bagaiman kita harus dapat meniru keunggulan perusahaan atau lembaga  tersebut.
Book report                                        Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia

Temasuk pula pada bab ini dijelaskan bahwa sudah seharusnya madrasah merubah paradigma manajemen yang lama mengakar dan diterapkan yang pada kenyataannya pola tersebut keliru, diantaranya adalah:
1.      Dari subordinasi menuju otonomi
2.      Dari pengambilan keputusan terpusat menjadi pengambilan keputusan partisipasi
3.      Dari ruang gerak kaku menjadi ruang gerak luwes
4.      Dari pendekatan birokrasi menuju pendekatan professionalisme
5.      Dari manjemen sentralistik menuju manemen desentarlistik
6.      Dari kebiasaan diatur menuju kebiasaan motivasi diri
7.      Dari overregulasi menuju deregulasi
8.       Dari mengontrol menjadi mempengaruhi
9.      Dari mengarahkan menuju memafsilitasi
10.  Dari menghindari resiko meuju mengelola resiko
11.  Dari menggunakan uang semuanya dan semaunya menuju ke menggunakanuang seeffisien mungkin
12.  Dari individu yang cerdas menuju teamwork yang kompak, cerdas danberkualitas
13.  Dari informasi terpribadi menuju informasi terbagi
14.  Dari pendelegsian menuju pemberdayaan
15.  Dari organisasi hierarki menuju organisasi dasar
Pada bab berikutnya (VI) menjelaskan tentang Paradigma Madrasah Masa Depan , keluasan dan kedalaman wawasan  akan memberikan warna serta makna tersendiri dalam melakukan langkah-langkah pembangunan “capacity building” pendidikan dan memposisikannya menjadi urgen. Misalnya mengangkat Kompetensi Guru. Wawasan paradigma pendidikan  ini menjadi sesuatu  yyang urgen untuk dipahami oleh para  pendidik sebab dapat memberikan pemikiran sehingga memberi pengaruh  dalam menjalankan tugas dan  fungsinya.
Selanjutnya pada bab VII menjelaskan peningkatan kualitas madrasah dengan penerapan mutu terpadu. Banyak hal dan aspek yang terkait dengan manajemen mutu terpadu
Book report                                        Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia

(MMT) yang kesemuanya merupakan tolak ukur dari gambaran madrasah yang berkualitas. Pada bab ini juga disampaikan makna kualitas secara rinci, kualitas dalam arti manajemen mutu suatu lembaga. Temasuk didalamnya berbicara pula Hakikat dari Manjemen Mutu Terpadu, kepemimpinan serta otonomi pendidikan.
Pada bab VIII menjelaskan Otonomi Sistem dan Pengelolaan Pendidikan Di Madrasah. Dimana ruanglingkup pembahaasannya mengacu pada Konsep dasar MBS yang juga membahas tentang :
1.      Pengertian MBS
2.      Arti Penting MBS
3.      Fungsi dasar MBS
4.      Karakteristik MBS dan
5.      Prinsip-prinsip MBS
Adapun Prinsip-prinsip manajemen berbasis sekolah adalah:
·         Effesiensi dan effektif
·         Transparansi dan demokratis
·         Berorientasi pada peningkatan kualitas
·         Dedikatif
·         Bermoral dan beretika
Pada akhir Bab dari buku ini disajikan pula Manajemen Madrasah Efektif yang diantaranya disajikanoleh penulisnya Konsep Manajemen. Dalam konsep manajemen di jelaskan:
1.      Penegertian Manajemen
Menurut G. R Terry (dalam Sudarwan Danim, 2008: 32) manajemen adalah prose perencanaan, pengorganisasian, pengaktualisasian, pengawasan baik sebagai ilmu maupun seni untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
2.      Fungsi-fungsi Manjaemen
Book report                                        Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia

Henry Fayol secara rinci menyampaikan setidaknya ada 10 rangkaian fungsi manajemen, dianataranya adalah:
·         Planing
·         Organizing
·         Leading
·         Directing
·         Motivating
·         Coordinating
·         Controlling
·         Reporting
·         Staffing
·         Farecasting

3.      Tool of Manajeman
Dalam teori manajemen dikenal 6 M yang pokok, diantaranya adalah:
·         Man (SDM)
·         Money (uang)
·         Material
·         Machine
·         Metode dan
·         Market

4.      Tingkatan Manajemen
Dalam hal ini disajikan tingkatan manajer yang dibagi menjadi 3 yaitu:
·         Manajer Lini Garis Pertama (Firts line)
·         Manajer menengah (Midde manajer)
·         Manajer puncak (Top manajer)
Book report                                        Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia
5.      Peran Manajer
Henry mintzberg mengklasifikasikan peran manajer pada 3 kelompok yaitu:
·         Peran antar pribadi
·         Peran informasional
·         Peran pengambilan keputusan

6.      Ketrampilan manajer
Robert L. Kartz mengemukakan setidaknya ada 3 keterampilan mendasar yang harus dimiliki oleh seorang manajer :
·         Keterampilan konseptual (conceptual skill)
·         Keterampilan berhubungan dengan oranglain (humanity skill)
·         Keterampilan teknis (technical skill)


Komentar

Postingan Populer